Mysore, India: Festival dan Kebudayaan Tradisional

Mysore, sebuah kota indah yang terletak di negara bagian Karnataka, India, adalah tempat di mana kekayaan budaya India merasuk begitu dalam dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari. Salah satu hal yang paling mencolok tentang Mysore adalah festival-festivalnya yang meriah, yang memperlihatkan kemegahan warisan budaya yang telah ada selama berabad-abad. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi beberapa festival paling ikonik di Mysore dan bagaimana mereka merayakan budaya tradisional India dengan penuh semangat.

Dussehra: Puncak Kemegahan Festival

Dussehra adalah festival yang paling terkenal di Mysore, dan mungkin salah satu festival terbesar di seluruh India. Festival ini dirayakan untuk memperingati kemenangan Dewa Rama atas Ravana, yang merupakan tokoh antagonis dalam epik Ramayana. Mysore Palace menjadi pusat perhatian selama Dussehra dengan dekorasi yang spektakuler dan penerangan malam yang memukau. Prosesi khusus, yang dikenal sebagai “Jumboo Savari,” melibatkan gajah hias yang mengelilingi kota sambil memamerkan kekayaan warisan budaya India. Ribuan orang berkumpul di jalan-jalan untuk menyaksikan keindahan prosesi ini.

Baca Juga : Hungaria Mengenal Warisan Dunia UNESCO

Ugadi: Tahun Baru Karnataka

Ugadi, juga dikenal sebagai “Gudi Padwa” di beberapa wilayah India, adalah perayaan tahun baru Karnataka. Festival ini dirayakan pada bulan Maret atau April setiap tahunnya, yang bertepatan dengan pergantian musim semi. Salah satu tradisi utama pada Ugadi adalah “Panchanga Shravana,” di mana pandit membaca prediksi astrologi untuk tahun mendatang. Orang-orang juga menghiasi rumah mereka dengan “rangoli,” yang merupakan seni membuat pola-pola warna-warni dari bunga dan serbuk warna di lantai. Makanan tradisional Karnataka, seperti “Obbattu” (roti manis) dan “Holige” (kue isi), juga menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan ini.

Diwali: Festival Cahaya

Diwali, atau juga dikenal sebagai “Deepavali,” adalah salah satu festival paling penting di India yang dirayakan oleh berbagai komunitas di seluruh negara. Di Mysore, Diwali dirayakan dengan penuh semangat dengan menghias rumah-rumah dengan lampu-lampu minyak tradisional yang disebut “diyas” dan juga dengan bunga rangoli yang berwarna-warni. Selain itu, pertunjukan kembang api yang memukau menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Diwali di kota ini. Diwali adalah waktu di mana keluarga dan teman-teman berkumpul untuk berbagi makanan lezat dan saling bertukar hadiah sebagai tanda kasih sayang.

Navaratri: Festival Kesembilan Malam

Navaratri adalah festival yang dirayakan selama sembilan malam untuk memuja Dewi Durga dan dewi-dewi lainnya. Festival ini mencapai puncaknya pada “Vijayadashami,” yang juga bertepatan dengan Dussehra. Selama Navaratri, Mysore Palace menjadi pusat perayaan dengan penerangan malam yang mempesona. Orang-orang mengenakan pakaian tradisional, seperti “Churidar” dan “Saree,” dan berpartisipasi dalam tarian tradisional Mysore yang disebut “Dasara Padagalu.” Prosesi awal pagi yang disebut “Jamboo Savari” juga menjadi bagian penting dari perayaan ini.

Kesimpulan

Mysore, India, adalah kota yang memelihara dan merayakan budaya tradisional India dengan penuh semangat melalui berbagai festival yang mengagumkan. Setiap festival membawa kegembiraan, warna, dan semangat kehidupan kepada penduduknya dan mengundang wisatawan dari seluruh dunia untuk merasakan keindahan dan kekayaan budaya India. Festival-festival ini mencerminkan warisan budaya yang kaya dan semangat yang bersemangat untuk merayakannya. Jadi, jika Anda ingin merasakan keindahan budaya India dalam bentuk yang paling spektakuler, Mysore adalah tempat yang harus Anda kunjungi.

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *